Wukuf di Arafah Dipenuhi Jutaan Jamaah Haji 2016 Dari 150 Negara Dunia

977 views

(OmediaPc) Wukuf Arafah, Ibadah Haji 2016 diperkirakan dihadiri oleh lebih dari 1,5 juta umat Muslim tahun ini yang diikuti lebih dari 150 negara didunia.

Lebih dari satu juta Muslim telah berkumpul di penampungan tenda tenda padang arafah untuk bersiap siap memulai rukun haji pertama wukuf di Arafah, wukuf adalah salah satu rukun wajib yang tidak boleh ditinggalkan atau diwakilkan kepada orang lain walaupun sednag sakit sekalipun.

Wukuf di Arafah Dipenuhi Jutaan Jamaah Haji Dari 150 Negara Dunia

ibadah haji merupakan ziarah tahunan paling besar dalam skala yang luas meliputi seluruh belahan dunia, Haji adalah rukun kelima dalam agama Islam yang diwajibkan bagi yang mampu (baik materi ataupun kesehatan), mengikuti ajaran yang dibawa Rasulullah SAW.

Urutan Ibadah haji wajib meliputi Wukuf di Arafah, ke Muzdalifah (mencari kerikil) terus melanjutkan ke Mina yang berjarak kurang lebih 14.4 Km untuk melakukan ibadah balang jumrah (melempar batu), Thawaf Ifadoh, Sa’i (lari-lari kecil), tahalul (mennggunting sebagian rambut).

Jamaah Haji 2016 yang diikuti lebih dari lebih dari 150 negara mulai melakukan persiapan di Masjidil Haram dikota Mekah pada Sabtu dini hari, sebelum berangkat secara massal ke Padang Arafah.

Haji 2016: Demi Mengakomodir Jamaah Haji, Kota Mekkah Lakukan Renovasi Besar

Jutaan Jemaah Haji 2016 Berkumpul Di Mekah Siap Melaksanakan Wukuf di Arafah

Lebih dari 1,5 juta jamaah haji 2016 dihadiri dari seluruh dunia, namun musim Haji tahun ini tidak diikuti oleh umat muslim dari Iran karena adanya perseteruan antara pemerintah Iran dan Arab Saudi perihal insiden kecelakaan yang menewaskan ratusan jemaah haji tahun lalu.

Wukuf di Arafah Dipenuhi Jutaan Jamaah Haji Dari 150 Negara Dunia

Ilustrasi

Data korban yang diklaim Arab Saudi saat itu berjumlah 769 orang namun negara-negara yang megikuti Haji 2015 menunjukkan laporan lebih dari 2.000 orang diperkirakan telah meninggal dunia dalam tragedi Mina.

Hubungan antara kedua negara tersebut mencapai titik terendah di awal tahun ini ketika mereka gagal mencapai kesepakatan tentang pengaturan bagi warga Iran utuk menghadiri ibadah Haji 2016.

Iran sebagai negara dengan jamaah haji yang menjadi korban terbanyak sebelumnya meminta kemudahan dan perlakuan khusus warganya untuk mengikuti ibadah haji tahun ini, tetapi hal itu tidak dipenuhi pihak Saudi sehingga menyebabkan pemerintahan kedua otoritas negara saling bersitegang dan pada akhirnya, Iran memutuskan melarang warganya untuk menunaikan Haji ke Mekkah.

Baca: Jemaah Haji Iran Gagal Berangkat Karena Konflik Dengan Arab Saudi

Untuk mengatasi masalah keamanan, para jamaah haji 2016 telah diberikan gelang elektronik yang menyimpan informasi pribadi dan catatan medis yang akan membantu pihak berwenang memberikan perawatan dan mengidentifikasi identitas jamaah, dan hampir seribu unit kamera pengintai baru telah dipasang di Masjidil Haram yang akan memantau kerumunan jamaah haji 2016.

Info Haji Jemaah Haji

Berita Lainnya