Siapa Guillermo Haro Tokoh Google Doodle Hari Ini?

oleh
Guillermo Haro
Guillermo Haro

Siapakah Guillermo Haro? ini jawaban Google Doodle: Jika Anda melihat bintang malam ini, carilah tiga bintang, selaras yang dikenal sebagai ‘Three Sisters’, dan mereka adalah bagian dari rasi Orion, yang mewakili sabuk Orion. Tiga bintang ini termasuk wilayah astral yang membuat astronom Meksiko Guillermo Haro menjadi terkenal.

Lahir di Meksiko pada tahun 1913, Haro tumbuh pada dekade revolusi Meksiko dan lulus dari filsafat sebelum memulai karir di bidang astronomi. Di antara kontribusi terbesarnya terhadap sains adalah ditemukannya jenis nebula planet yang diberi nama objek Herbig-Haro.

Dia menjadi tertarik pada bidang astronomi karena dedikasi dan antusiasnya selama dipekerjakan pada tahun 1943 sebagai asisten Observatorio Astrofisico de Tonantzintla yang baru didirikan. Untuk mengejar pelatihan astronomi, dia mengunjungi AS dan bekerja dari tahun 1943 hingga 1944 di Harvard College Observatory.

Sekembalinya ke Meksiko pada tahun 1945, dia terus bekerja di Observatorio Astrofisico de Tonantzintla. Dia juga menemukan bintang suar – bintang terang merah dan biru – di wilayah rasi bintang Orion. Kontribusi ini menyebabkan Haro menjadi orang Meksiko pertama yang terpilih menjadi Royal Astronomical Society pada tahun 1959.

Guillermo Haro membuat banyak kontribusi untuk observasional astronomi, terutama dengan teleskop Tonantzintla Schmidt. Diantaranya adalah dmeneteksi sejumlah besar nebula planet ke arah pusat galaksi dan penemuan dari kondensasi nonstell di awan dengan kepadatan tinggi di dekat daerah pembentukan bintang baru-baru ini (sekarang disebut Herbig-Haro objek).

Haro dan rekan kerjanya menemukan bintang suar di wilayah nebula Orion, dan kemudian di agregat bintang dari berbagai usia. Aktivitas intensnya mendeteksi bintang-bintang suar terus berlanjut sampai akhir hayatnya.

Proyek penelitian besar lainnya yang dilakukan oleh Haro termasuk daftar 8746 bintang biru diarea arah kutub galaksi utara yang diterbitkan bersama dengan WJ Luyten pada tahun 1961. Pekerjaan yang dibuat dengan Palomar Schmidt 48 inci menggunakan teknik gambar tiga warna yang dikembangkan di Tonantzintla.

Sedikitnya 50 dari benda-benda ini ternyata quasar (yang belum ditemukan pada tahun 1961). Daftar 44 galaksi biru Haro, yang disusun pada tahun 1956, merupakan pendahulu dari karya Benjamin Markarian dan yang lainnya dalam mencari galaksi semacam itu. Haro juga menemukan sejumlah bintang T Tauri, satu supernova, lebih dari 10 novae, dan satu komet.

Guillermo Haro sangat berpengaruh dalam perkembangan astronomi di Meksiko, tidak hanya berdasarkan penelitian astronomi sendiri tetapi juga dengan mempromosikan pengembangan institusi baru. Dalam aspek yang lebih penting ia mendefinisikan penelitian astrofisika modern di Meksiko di mana ia memberi impuls kepada berbagai jalur penelitian awal dan menetapkan kebijakan ilmiah umum.

Pada tahun 1959, dia adalah orang pertama yang terpilih menjadi anggota Royal Astronomical Society dari negara berkembang. Di antara murid-muridnya adalah Silvia Torres-Peimbert dan Manuel Peimbert.

Warisan peninggalan Guillermo Haro masih bisa ditemukan sampai hari ini di Institut Nasional Astrofisika, Optik, dan Elektronika, yang didirikannya untuk mendukung mahasiswa sains dalam karir profesional mereka. Lembaga ini juga menjalankan sebuah observatorium bernama di negara Meksiko Sonora.