Sejarah Halloween Tradisi Kuno Yang Mewarnai Manusia Modern Jaman Now

oleh
Sejarah Halloween Tradisi Kuno Yang Mewarnai Manusia Modern Jaman Now
Sejarah Halloween

Omediapc.com, Sejarah singkat perayaan Halloween yang jatuh pada tanggal 31 Oktober. Bagi kebanyakan orang berfikiran modern, perayaan ‘menakut-nakuti’ dengan simbol-simbol tertentu tentulah sedikit merepotkan, pasalnya mereka bukan saja telah kontradiktif dengan pemikirannya sendiri namun juga membuang waktu percuma begitu saja.

Tradisi Halloween 2017 jatuh pada Selasa, 31 Oktober, dirayakan di beranda Google dengan animasi Doodlenya, jika menilik perjalanan kisah “labu menyeramkan” tersebut tak sedikit cerita mistis Halloween juga menjadi latar belakang pembuatan Film Hollywood yang disertai terror menakutkan.

Sejarah Halloween

Asal usul Halloween dapat ditelusuri ke masa festival Gaelik kuno Samhain yang berarti Summer’s End. Festival ini dirayakan untuk menandai akhir musim panen dan awal dari “setengah gelap” tahun itu dimana even tersebut dijadikan penanda musiman karena orang-orang Celt kuno mengucapkan selamat tinggal pada “kehangatan” dan cahaya seiring perpanjangan hari yang dipersingkat.

Orang-orang Celt kuno percaya bahwa selubung antara dunia orang hidup dan yang mati berada pada skala tipis selama Samhain. Momen tersebut dijadikan saat yang tepat kala itu untuk memikirkan orang mati, berkomunikasi dengannya, dan juga masa depan.

Namun, bangsa Celtic juga percaya bahwa beberapa roh (hantu) bisa melewati dinding dan merusak tanaman mereka. Untuk menandai acara tersebut, orang akan membangun api unggun besar untuk membakar tanaman miliknya.

Di tahun-tahun berikutnya, orang-orang Irlandia menggunakan lobang lilin yang diukir dengan wajah iblis untuk menakut-nakuti roh. Saat itu migran Irlandia di tahun 1840-an menemukan beberapa lobak di Amerika Serikat, mereka menggunakan labu yang lebih banyak lagi sebagai gantinya untuk membuat ikon Halloween tersebut.

Setelah pemerintahan Kekaisaran Romawi menguasai tanah yang diduduki Celt di abad ke 1 Masehi, orang-orang Romawi kemudian memasukkan banyak tradisi Celtic, termasuk Samhain, dengan milik mereka sendiri.