Ratusan Ribu Demonstran Korsel Protes Kepada Presiden Park Geun Hye

Seoul: Ratusan ribu demonstran turun ke jalan-jalan di Seoul pada hari Sabtu kemarin, mereka berunjuk rasa melakukan protes terhadap Presiden Park Geun hye.

Park menolak tuntutan untuk mundur di tengah krisis politik yang sedang berlangsung, di mana ia diduga telah membiarkan sahabatnya ikut campur dalam urusan negara.

Ratusan Ribu Demonstran Korsel Protes Kepada Presiden Park Geun Hye

Skandal Presidena Korsel itu mengguncang Korea bersatu Korea dan pada puncaknya berlangsung demonstrasi yang diperkirakan satu juta orang turun kejalan berbaris di ibu kota Korea Selatan, Seoul

Presiden Park Geun hye telah berjanji akan bekerja sama dalam penyelidikan skandal tersebut. Jaksa diharapkan membawa dakwaan terhadap Choi Soon-sil, teman Park di pusat krisis, dan dua mantan ajudan presiden, besok.

Tidak semua warga Korea menyerukan presiden untuk mengundurkan diri, sekelompok pengunjuk rasa konservatif berkumpul di luar stasiun Seoul dalam rangka membela presiden.

“Enam belas juta orang memilih Park sebagai presiden, Ini tidak masuk akal meminta pengunduran dirinya,” kata Geum Sang-chul, seorang pensiunan 78 tahun dan anggota Asosiasi Veteran Korea. Geum telah bergabung dengan kelompok kontra demonstran.

“Kita tidak bisa memberikan ke para pendukung pro Korea Utara,” kata Geum, menggunakan istilah yang merendahkan.

peringkat persetujuan Presiden Park Geun-hye telah berada di rekor rendah 5 persen dalam tiga minggu terakhir karena skandal atas temannya itu.

Banyak pendukung tersisa, beberapa di antaranya menyebut diri mereka sebagai “lima persen”, yang setia kepada ayah Park, Park Chung-hee, seorang orang kuat di militer yang memerintah Korea Selatan selama 18 tahun sampai ia dibunuh oleh kepala mata-mata di tahun 1979.

Popularitas Park Geun hye dan pemilihannya sebagai presiden sebagian berasal dari koneksi simbolis kepada ayahnya, yang masih dihormati oleh generasi yang lebih tua.

“Jika mereka benar-benar peduli tentang negara, mereka harus mempertimbangkan citra negara,” kata Lee Sang-soon, seorang pensiunan 66 tahun. “Saya terganggu dengan cara bagaimana negara ini digambarkan di luar negeri karena protes ini.”

Namun Presiden Park Geun-hye mulai kurang populer di negeri ginseng ini. Puluhan ribu orang juga berkumpul untuk demonstrasi di kota-kota daerah pada Sabtu malam.