Profesor Samaun Samadikun Bapak Mikroelektro Indonesia

549 views

Profesor Samaun Samadikun adalah seorang anak bangsa yang banyak menorehkan prestasi dibidang sains dan teknologi sekaligus seorang pendidik / dosen ITB ternama yang mempiliki segudang penghargaan atas jasa-jasanya dibidang sains, namun dibalik segudang prestasinya tersebut Profesor Dr Samaun Samadikun dikenal mempunyai kepribadian sederhana dan bersahaja.

Bioografi Profesor Samaun Samadikun, lahir di Magetan pada tanggal 15 April 1931 Jawa Timur, dan merupakan anak ke empat dari tujuh bersaudara pasangan Bapak Samadikun dan Ibu Mubandi, Pak Samaun sebenarnya masih keturunan Sri Sultan Hamengkubuwono I Yogyakarta dari garis keturunan ibundanya, Profesor Samaun memiliki 3 kakak dan 3 orang adik, saudara tertuanya adalah Rukmi Hidajati, Samudro dan Paul Samudiono sementara ketiga adiknya bernama Sam, Mudianingsih dan Mudiawati.

Profesor Samaun Samadikun Bapak Mikroelektro Indonesia

Pada tanggal 12 September 1957 Profesor Samaun Samadikun menikah dengan Roesdiningsih seorang putri pengacara dari kota jakarta bernama Bapak Sumarto Djoyodiharjo, S.H dan dari pernikahannya ini pak Samaun dikaruniai dua orang putra.

Ketertarikan Profesor Samaun Samadikun pada elektronika bermula dari kecil, dikisahkan dimana pertama kalinya pada saat masih berusia 6 thn-an ia melihat sepupunya bermain memperagakan sebuah besi yang dililiti kawat besi yang dialiri listrik berasal dari baterai dan hasil peragaan tersebut menghasilkan elektro magnetik, fenomena elektrik magnet yang menjadi dasar ilmu kelistrikan ini memicu Samaun kecil menekuni bidang elektro hingga pada saat remajanya berhasil menguasai ilmu teknik listrik dan kemudian dikembangkan pada radio penerima dan pemancar.

Profesor Samaun Samadikun pada tahun 1950 mulai memasuki ITB sebagai mahasiswa dan mengambil Jurusan Teknik Elektro dan berhasil lulus sebagai insinyur. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke Universitas Stanford di Amerika Serikat sampai memperoleh gelar M.Sc. tahun 1957 dan meraih gelar Ph.D ditahun 1971 di bidang teknik elektro

Prof Samaun juga juga mendapat gelar Postgraduate Diploma bidang Nuclear Engineering dari Queen Mary pada tahun 1960 dari Universitas London. , bersama K.D Wise ditahun 1975 tepatnya di Universitas Stanford Profesor Samaun menciptakan paten hak cipta dengan nama US Patent No 3,888,708 yang berjudul, “Method for forming regions of predetermined in silicon”.

Masih banyak prestasi, jasa dan kisah perjalanan Profesor Samaun Samadikun didunia elektro, bahkan dari beberapa catatan, beliau juga dikenal sebagai salah seorang pendiri akademi Pengetahuan Islam dan Akademi Pengetahuan Indonesia, karirnya yang sedemikian populer dikalangan sains banyak menuliskan tentang publikasi ilmiah nasional dan internasional, instrumentrasi nuklir, energi, industri elektronika, mikroelektro dll.

Tetapi dari berbagai catatan penting bersejarah nan panjang ini Profesor Samaun Samadikun juga dikenal mempunyai puisi tentang silikon yang menjadi salah satu bidang yang dikuasainya, berikut isi puisi tersebut:

Petani Silikon

“Kami adalah petani silikon. Lahan kami adalah silikon. Garapan kami adalah silikon. Hasil kami adalah silikon.

“Kami pupuk silikon dengan boron. Kami pupuk silikon dengan fosfor. Kami cangkul silikon dengan plasma. Kami siram silikon dengan metal”

“Berjuta transistor tumbuh dengan subur. Beribu gerbang terkait dan terukur. Sinyal diubah menjadi informasi. Informasi dituai untuk sarapan rohani”

“Dan semua usaha untuk kemakmuran bangsa. Dan semua kelelahan untuk keagungan manusia. Dan semua hasil adalah hasil karunia-Nya. Dan petani silikon terus berusaha”

dikutip dari banyak sumber dengan melalui edit seperlunya

Profesor Samaun Samadikun

Related Post