Presiden Kolombia Juan Manuel Santos Meraih Nobel Perdamaian

OmediaPc.com – Presiden Kolombia Juan Manuel Santos di anugerahi Hadiah Nobel Perdamaian 2016 pada hari Jumat atas usahanya menjalin kesepakatan untuk mengakhiri konflik negara itu selama 52 tahun.

Konflik kolombia adalah perang terpanjang di Amerika latin telah terjadi lebih dari 50 tahun

Keputusan untuk memberikan hadiah kepada presiden Kolombia, Juan Manuel Santos dapat menghidupkan kembali harapan untuk terciptanya kesepakatan dengan Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC), yang merupakan rival gerilya Kolombia di Amerika Latin.

Presiden Kolombia Juan Manuel Santos Meraih Nobel Perdamaian

Kesepakatan damai di asumsikan sebagai bentuk keraguan dari hasil referendum hari Minggu lalu, menurut para analis hal itu mencerminkan keyakinan bahwa FARC sudah terlalu banyak mendapat pujian dan dianggap terlalu mudah agar bersedia meletakkan senjata setelah terjadi kekerasan selama beberapa dekade.

Melihat sejarah yang melatarbelakangi semua ini, Komite Nobel Norwegia mengakui Presiden Kolombia Juan Manuel Santos memiliki upaya tegas untuk mengakhiri perang saudara lebih yang terjadi lebih dari 50 tahun.

Dalam mengumumkan penghargaan, Kaci Kullmann Lima, ketua panitia, memuji Santos telah memulai proses perdamaian, bahkan saat ia mengetahui bahwa orang-orang Kolombia menolak kesepakatan damai.

Kaci berharap pemberian hadiah Nobel perdamaian kepada Santos akan berimplikasi sebagai pendorong terciptanya perjanjian masa depan. “Komite berharap bahwa hadiah perdamaian akan memberinya kekuatan agar berhasil dalam tugas ini,” katanya. “Selanjutnya, itu adalah harapan komite bahwa dalam tahun-tahun mendatang, orang-orang Kolombia akan menuai buah dari proses rekonsiliasi.”

Ada alasan kuat untuk menempatkan harapan pada Presiden Kolombia Juan Manuel Santos,” dan bahwa “perannya sebagai presiden” dan sebagai “penjaga proses” telah berjasa dalam mengamankan kesepakatan perdamaian.