Jelang MotoGP Ceko 2018: Rossi Balapan Sekarang Membosankan!

oleh
Jadwal MotoGP Ceko 2018 Duo Yamaha Bayangi Marquez

Berita Balapan MotoGP 2018 dilaporkan telah mengalami peningkatan dari musim-musim sebelumnya, hasil tersebut bisa dilihat dari waktu yang dicatat oleh sembilan hingga sebelas rider yang mampu meraih waktu selisih kurang dari setengah detik.

Peningkatan performa antara pembalap dan motornya dapat dibuktikan saat pagelaran seri kualifikasi di Assen dan dan Sachsenring, Jerman yang diraih oleh masing-masing rider MotoGP.

Balapan GP Asen Belanda juga mencatat 15 posisi teratas dalam sejarah dan sekitar 175 overtake terjadi. Lima pengendara yang berbeda saling bergantian memimpin posisi terdepan..

Salah satunya adalah Valentino Rossi, satu-satunya pembalap di grid yang menjadi juara dunia pada kedua jenis mesin, kemudian memenangkan gelar kelas perdana keenam dan ketujuh di era 800cc.

Perubahan teknis terus berkembang, seperti dilakukan pemasok ban tunggal, mesin 1000cc dan ECU tunggal. Namun Rossi merasakan perbedaan terbesar dari perspektif pengendara dibandingkan dengan tahun-tahun awal karirnya adalah tingkat profesionalisme.

Poin yang dimaksud VR45 adalah meliputi ‘detail kecil’ dari set-up motor dan elektronik, sehingga setiap kecepatan diperas keluar dari setiap sudut dan zona pengereman.

Baca juga: Jadwal MotoGP Ceko 2018 Duo Yamaha Bayangi Marquez

“Saya pikir salah satu perbedaan terbesar dibandingkan 15 tahun lalu adalah sekarang kami selalu sangat dekat selama latihan,” kata Rossi.

“Saya pikir jika dibandingkan dengan 15 tahun yang lalu, tingkat profesionalisme olahraga telah mengalami banyak peningkatan, terutama para pembalap, mereka mencoba untuk bekerja di semua detail kecil. Anda mencoba untuk belajar, cobalah untuk memahami sudut-sudut, pengereman-pengereman.

“15 tahun yang lalu itu lebih romantis! Anda mengendarai motornya dengan perasaan Anda. Tetapi tidak seperti sekarang ini, Anda harus bekerja lebih banyak. Mungkin itu sedikit lebih membosankan!

“Saya pikir ini adalah salah satu perbedaan terbesar, tetapi itu baik untuk kejuaraan.”

Satu hal yang belum berubah, meski belum memenangkan gelar sejak 2009, adalah jumlah penggemar VR46 yang berkumpul di setiap sirkuit untuk mendukung idola pembalap Italia tersebut.

“Saya selalu sangat beruntung dalam karir saya, karena memiliki dukungan luar biasa, juga di luar Italia,” kata Rossi.

“Saya pikir itu terutama karena hasil dalam karir, dan juga karena lebih dari 20 tahun berada di puncak.

“Saya pikir banyak orang di sekitar trek tumbuh bersama, juga menonton di televisi. Jadi kami tumbuh bersama, dan itu selalu merupakan perasaan yang luar biasa.

Rossi, yang memegang rekor kemenangan kelas utama sepanjang masa dengan 89 kemenangan, telah menjadi runner-up tiga kali sejak 2009.

The Doctor saat ini berada di urutan kedua dalam klasemen sementara atau terpaut 46 poin dari Marc Marquez, tetapi Duo Yamaha tersebut )bersama Vinales) belum pernah memenangkan perlombaan (podium utama) pada musim 2018.