Inilah Burung Paling Tahan Lama Terbang Selama 10 Bulan

Tahukan anda burung apa yang paling tahan lama terbang di dunia? ternyata burung bertubuh sedang ini dikenal memiliki jam terbang tinggi tanpa perlu mendarat di suatu tempat bahkan selama 10 bulan berturut turut bak pesawat luar angkasa yang memiliki mesin super canggih.

Burung Paling Tahan Lama Terbang Selama 10 Bulan

OmediaPc.com – Adalah burung Common Swifts dengan nama latin Apus apus yang bukan bagian dari jenis burung besar, di Indonesia kita mengenalnya dengan nama burung Kapinis dan sering ditemukan dilangit sekitar pagi dan sore hari.

Burung kapinis di Indonesia pernah menjadi komoditi yang menjanjikan bagi warga, (hampir sama dengan penangkaran burung walet) kapinis ditangkarkan didalam gedung khusus penangkaran hingga mencapai waktu tertentu dan perpaduan dari air liur dan sarang burung kapinis ini lalu diambil untuk dijadikan bahan obat dan kosmetik.

Para peneliti di Swedia telah memberikan konfirmasi teori populer bahwa kapinis dapat terbang dalam jangka waktu yang lama. Bahkan, burung tersebut dapat tetap bertahan di udara selama 10 bulan tanpa harus mendarat.

Dalam sebuah studi yang ditampilkan dalam jurnal Current Biology, Lund University, peneliti Susanne Akesson dan rekan-rekannya melakukan penelitian pada 19 burung kapinis ditahun 2013 dan 2014 untuk merekam data penerbangannya. Mereka kemudian menangkap kembali hewan tersebut setelah beberapa bulan.

Para peneliti melekatkan perangkat rekam yang ditempatkan pada burung untuk mengukur percepatan dan aktivitas hewan selama terbang, alat rekam ini juga menampilkan pelacak yang memonitor wilayah yang jadi tujuan terbang burung kapinis.

Åkesson dan timnya menemukan fakta bahwa burung kapinis dapat menghabiskan hampir seluruh masa “tahan lapar” mereka selama 10 bulan setiap tahun tanpa perlu mendarat.

Salah satu metode cepat didapatkan oleh peneliti demi mengamati kapinis, mereka menemukan bahwa sang burung hanya berhenti terbang untuk empat malam ditahun 2014. Tahun berikutnya, burung kapinis yang sama ini hanya beristirahat dari penerbangan selama dua jam.

Sementara sebagian besar burung kapinis lainnya mengambil waktu istirahat dengan waktu yang lebih lama, namun waktu yang mereka habiskan untuk beristirahat itu masih jauh lebih sedikit jika dibandingkan ketika mereka saat terbang diudara tanpa henti, kata para peneliti.