Haji 2016: Demi Mengakomodir Jamaah Haji, Kota Mekkah Lakukan Renovasi Besar

(OmediaPc) Kota Mekkah melakukan pembangunan besar-besaran untuk mengakomodasi jamaah Haji yang berziarah ke kota suci umat Islam, Mekkah Almukarromah.

Pembangunan ruang tambahan menjadi pertimbangan penting dari pihak otoritas Saudi demi mencukupi kebutuhan para jamaah yang datang dari seluruh dunia di musim haji setelah sejarah kelam terjadi tahun lalu dimana ratusan jamaah meninggal dunia akibat berdesak-desakan musim haji tahun lalu.

Dalam rangka mengakomodasi meningkatnya jumlah peminat haji yang terus mengalami kenaikan setiap tahunnya untuk menjalani ibadah Haji ke tanah suci Mekkah, maka Arab Saudi mengambil langkah untuk melakukan proyek ekspansi besar di kota Mekkah.

Haji 2016: Demi Mengakomodir Jamaah Haji, Kota Mekkah Lakukan Renovasi Besar

“Sebagian besar proyek itu seperti kereta api baru untuk sistem metro yang diharapkan akan selesai pada tahun 2020, meskipun Bandara baru Internasional King Abdulaziz dan perluasan Masjidil Haram harus selesai dalam waktu dua tahun ke depan”, demikian pernyataan walikota Mekah kepada Reuters, Jumat.

“Semua proyek ini sedang dikembangkan untuk melayani para tamu dan menampung lebih banyak lagi dari para jamaah,” kata walikota Mekah, Osama bin Fadl Al-Bar.

Pembangunan bernilai 100$ juta dollar ini merupakan bagian dari upaya kerajaan Saudi untuk mengembangkan kota Mekkah dalam rangka diversifikasi ekonomi di luar minyak, yang telah menghadapi harga rekor terendah dalam beberapa tahun terakhir. Kebutuhan ruang tambahan menjadi kebutuhan paling penting setelah terjadi insideng jemaah haji tahun lalu.

Tahun lalu, dua juta Muslim datag dari seluruh dunia berkumpul di Mekkah untuk melakukan ibadah rukun Islam ke lima, jumlah jamaah ini berada pada satu lokasi bersamaan saat harus menjalani rukun haji, hingga saat itu suhu udara sekitar diperkirakan mencapai 50* Celsius, jika tanpa ada penanganan dan pembaharuan maka dikhawatirkan terjadi insiden serupa.

Oleh karenanya demi menjawab tantangan itu seperti yang dilontarkan internasional, termasuk Iran, maka otoritas Saudi kemudian melakukan ekspansi sarana dan fasiltas penting terkait jaminan keselamatan haji

Dalam reaksi insiden itu, Raja Salman dari Arab Saudi memerintahkan peninjauan keamanan “untuk meningkatkan tingkat organisasi dan manajemen gerakan” peziarah.

Setelah pembangunan pemaharuan di kota Mekkah selesai, pemerintah Saudi mengatakan, Masjidil Haram akan mampu menampung 2,2 juta jamaah, atau mengalami kenaikan dari hanya 600.000 saat ini. Sekitar 400.000 orang per jam akan mampu untuk beribadah Thawaf mengelilingi Kabah suci di tengah masjid, Walikota menjelaskan.

This Article Was Written By

Media Internet membuka Inspirasi bagi Penulis yang kreatif dengan berbagi informasi

Tyara Venasya

Leave a Comment