DR Zakir Naik Dan IRF Kembali di Tuduh Bangkitkan Terorisme

876 views

INDIA, (OmediaPc) Pemerintahan Narendra Modi kembali mendakwa DR Zakir Naik atas tuduhan membangkitkan aksi terror dan akan menyatakan nya Islam Research Foundation (IRF) sebagai sebuah organisasi yang “melanggar hukum”.

Zakir Naik, seorang pembicara internasional lintas agama asal Mumbay dianggap sebagai tokoh kontroversial, Ia dituduh telah memotivasi lebih dari 50 orang terdakwa dalam kasus-kasus yang berkaitan dengan terorisme.

Sumber pemerintah yang dikutip oleh Times of India mengatakan bahwa ada kemungkinan, Zakir Naik dapat didakwa dengan tuduhan melakukan kegiatan yang melanggar hukum dan dimasukan kedalam UAPA (Unlawful Activities Prevention Act) atas pidato-pidato jihadnya yang menginspirasi orang orang dengan aksi terorisme.

DR Zakir Naik Dan IRF Kembali di Tuduh Bangkitkan Terorisme

“Tauduhan utama terhadap Zakir Naik untuk menyeru “jihad” diakui oleh sejumlah pernyataan dari mereka yang terlibat dalam tindakan teror masa lalu, mengakui bahwa mereka termotivasi oleh pidato DR Zakir Naik,” pernyataan dari seorang pejabat senior yang dikutip harian terbit

Zakir Naik dilaporkan kini menetap di Arab Saudi karena muncul kekhawatiran terkait keselamatannya setelah salah satu dari dari kasus penyerangan di Dhaka, Bangladesh mengaku bahwa ia terinspirasi oleh khotbah beliau melalui internet.

Sebelumnya dilaporkan bahwa DR Zakir Naik memiliki rencana untuk kembali ke India pada tanggal 11 Juli lalu tetapi setelah dua pembantunya ditangkap oleh polisi, beliau membatalkan kepulangannya ke Mumbay dan memilih menetap sementara di Saudi.

Sebelumnya DR Zakir Naik telah dibebaskan dalam kasus membangkitkan aksi terorisme karena terbukti tidak bersalah waktu yang lalu, konfirmasi pembebasan Zakir diberikan kepolisian setempat yang tidak menemukan indikasi dakwaan mengarah kepada mahasiswa perbandingan agama tersebut

Dalam beberapa bulan terakhir, tersangka teroris direkam pernyataannya untuk melawan Zakir Naik termasuk Feroze Deshmukh, seorang mantan karyawan IRF yang ditangkap karena dugaan keterlibatannya dalam kasus Aurangabad 2006,

Desmukh mengangkut kasus Qateel Ahmed Siddiqui, anggota mujahidin India yang dibunuh di dalam penjara Yerwada, terduga perekrut anggota ISIS, Afsha Jabeen, Mohammed Nafees Khan, Abu Anas, Mohammed harti Khan dan Mudabbir Sheikh.

Menurut laporan, Undang-undang UAPA akan digunakan untuk melarang IRF yang telah berdiri selama 25 tahun yang diprakarsai oleh DR Zakir Naik dan keluarganya, IRF akan dibanned atas dugaan penyebaran kebencian antara komunitas agama melalui pidato-pidato publik, kegiatan dan “pemaksaan pindah agama” Na’udzubillah

Berita Internasional DR Zakir Naik

Berita Lainnya