Direkomendasikan FIU, Prabowo Ingin Temui Ustadz Abdul Somad

oleh
Direkomendasikan FIU Prabowo Ingin Temui Ustadz Abdul Somad
Ustadz Abdul Somad Instagram

Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra dikabarkan akan menemui salah satu Cawapres yang direkomendasikan oleh Forum Ijtima Ulama, Ustadz Abdul Somad, hal ini dinyatakan oleh Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon di Jakarta.

Rencana pertemuan Prabowo dengan Abdul Somad, belum diketahui pasti jadwal serta lokasi pertemuannya namun Fadli juga mengatakan kemungkinan besar pertemuan dilakukan hari Selasa (31/7), dengan agenda silaturahmi dan untuk bertukar pandangan mengenai situasi kebangsaan.

“Kita ingin bertemu dengan beliau supaya kenal dong, kan ini direkomendasikan. Jadi kalo misalnya besok pak Ustad Abdul Somad bisa ya kita ingin silaturahim dulu, mendengarkan pandangan-pandangannya seperti apa, pemikiran-pemikiran seperti apa,” kata Fadli seperti dilansir Antara.

Sebelumnya Forum Ijtima Ulama merekomendasikan dua figur cawapres pendamping Prabowo untuk maju pada Pilpres 2019, keduanya merupakan tokoh Islam yaitu Al Habib Salim Segaf Al-Jufri dan Ustad Abdul Somad Batubara.

Fadli mengatakan apabila calon usulan Forum Ijtima Ulama dapat disepakati partai koalisi, maka terbuka lebar bagi Salim Segaf maupun Abdul Somad untuk disepakati sebagai cawapres.

“Ini mekanisme partai, karena memang partai politik lah yang mencalonkan Presiden dan Wakil Presiden,” jelasnya. Fadli mengatakan meskipun dua nama cawapres yang diusulkan ulama itu tidak masuk dalam survei namun tetap akan dipertimbangkan.

“Kita kan ingin mencari calon yang juga terkuat, yang bisa memperkuat elektabilitas konfigurasi. Ya kita cari ‘the dream team’ lah,” tandasnya.

Namun dihari yang sama, Ustadz Abdul Somdz telah memberikan pernyataan melalui Laman resmi Facebooknya dengan memberikan ucapan selamat kepada salah satu calon yang telah direcom oleh FIU yaitu DR Salim Al Jufri, berikut pernyataan UAS yang telah mendapat respon 57.000 like, 54.000 komentar dan 35.000 dibagikan.

Selamat! Ternyata kerumunan sudah berubah menjadi barisan kekuatan.
Prabowo-Habib Salim pasangan tawazun (seimbang) antara ketegasan tentara dan kelembutan Ulama, Jawa non-Jawa, nasionalis-religius, plus barokah darah Nabi dalam diri Habib Salim.

Biarlah saya jadi suluh di tengah kelam, setetes embun di tengah sahara. Tak sungkan berbisik ke Habib Salim, tak segan bersalam ke Jenderal Prabowo.

Setelah Sayyidina Umar bin Khattab wafat, sebagian Sahabat ingin membaiat Abdullah -anak Sayyidina Umar- sebagai pengganti. Beliau menolak lembut, karena bidang pengabdian ada banyak pintu.

Fokus di pendidikan dan dakwah.
Al-Faqiir Ilaa Rabbih, Abdul Somad