Blood Supermoon Fenomena Gerhana Bulan Merah Darah

826 views

Akhir pekan ini tepatnya tanggal 28 september 2015 kita akan menyaksikan peristiwa astronomi langka yaitu Blood Supermoon total lunar eclipse atau Fenomena Gerhana Bulan Merah Darah yang akan terjadi hari minggu ini.

Gerhana bulan total kali ini sangat istimewa, karena terjadi pada malam ketika Bulan terlihat sangat besar dengan mata telanj*ang,  Saat itulah gerhana bulan terjadi pada malam yang sama dari perigee Bulan atau saat jarak antara Bulan dengan bumi berada pada jarak terdekat.

Gerhana Bulan Merah Darah

Bulan membentuk orbit elips ketika mengelilingi planet bumi sehingga jarak tempuh peredarannya ketika mengelilingi bumi tidaklah sama, ketika di perigee, bulan tampak lebih besar hingga 14 persen dan 30 persen lebih terang dibandingkan ketika berada dititik terjauh dari bumi. Perigee adalah titik orbit bulan ketika mengalami jarak terdekat ke bumi.

Saat Bulan mendekati perigee (paling dekat dengan Bumi), maka bulan bergerak lebih cepat di sepanjang orbitnya daripada ketika mendekati apogee (jarak terjauh dari Bumi).

Fenomena Gerhana Bulan Merah Darah terjadi 30 tahun lalu

Jadi gerhana bulan hari Minggu nanti akan terlihat sangat besar, bulat dan sangat merah berbeda dari gerhana bulan biasanya, fenomena Gerhana Bulan merah darah super langka terakhir kali terjadi 30 tahun yang lalu tepatnya ditahun 1982 dan akan terjadi lagi sekitar tahun 2033.

Penjelasan Ilmiah penyebab Gerhana Bulan Merah Darah

Biasanya kita melihat bulan di malam hari karena memantulkan cahaya yang datang dari matahari, namun selama gerhana posisi bulan akan berada tepat di belakang Bumi atau ada di bayangan planet bumi, ini hanya terjadi ketika matahari, Bumi dan Bulan berada dalam posisi lurus dan searah, akibatnya cahaya matahari tidak sampai ke bulan karena terhalang planet bumi sehingga mengakibatkan gerhana bulan.

Tetapi karena kuatnya radiasi matahari, akan mampu menyebabkan beberapa sinarnya masih melewati atmosfer di sekitar pinggiran Bumi dan akan dibiaskan ke arah bulan, itulah alasannya mengapa bisa terjadi fenomena gerhana bulan merah darah. Molekul udara di atmosfer juga dapat menyebabkan cahaya menjadi warna merah, warna cahaya yang lebih cenderung mudah tersebar dibandingkan dengan warna lain, efek yang sama bisa kita lihat dikala matahari terbit dan terbenam dan terlihat langit menjadi kemerahan.

Menurut Space.com pada tanggal 28 september 2015 bulan mulai memasuki bayangan Bumi atau bayangan umbra pada pukul 01:07 dan 64 menit kemudian bulan akan sepenuhnya berada dalam bayangan gelap bumi, Gerhana bulan akan berlangsung selama sekitar 72 menit atau satu jam lebih 12 menit.

Karena ini adalah gerhana bulan total maka wilayah bumi yang tercover dan dapat menyaksikan fenomena astronomi hari minggu nanti mencakup lebih dari setengah planet bumi. Hampir 1 miliar orang di belahan bumi Barat, 1,5 miliar di seluruh bagian besar Eropa dan Afrika juga 500 juta di Asia Barat akan dapat menyaksikan Blood Supermoon Fenomena Gerhana Bulan Merah Darah

Gerhana Bulan Merah Darah

Berita Lainnya