Biografi Dr Zakir Naik Dan Syekh Ahmed Deedat

Biografi Dr Zakir Naik dan Syekh Ahmed Deedat, Nama lengkap beliau adalah Zakir Abdul Karim Naik yang lahir ditanah India pada tanggal 18 Oktober 1965 dan merupakan keturunan konkani, zakir naik dilahirkan dikota mumbai, profesi aslinya adalah seorang dokter medis

Dr Zakir Naik belajar di St Peter’s High School (ICSE) sebelum melanjutkan pendidikannya ke Kishinchand Chellaram College. Kemudian ia melakukan pelatihan untuk menjadi seorang dokter di Topiwala National Medical College, Nair Hospital.

Pada tahun 2002 Dr Zakir Naik telah melakukan ceramah dan diskusi lebih dari 700 kali diberbagai belahan negara, selain tentu saja berbicara untuk negaranya sendiri yakni India. Beliau banyak berpartisipasi dalam beberapa Simposium dan melakukan dialog dengan tokoh terkemuka agama lain sepanjang karirnya sebagai pembicara kelas dunia.

Debat Dr Zakir Naik yang paling terkenal adalah ketika berdialog didepan publik dengan William Campbell, seorang pendeta Kristen dari Amerika Serikat, perdebatan atau diskusi yang disaksikan orang banyak dan disiarkan media televisi ini mengusung topik “Al Qur’an dan Alkitab dipandang dari sudut ilmu pengetahuan” yang diselenggarakan di Chicago, Illinois pada tanggal 1 April 2000, tayangan debat tersebut masih bisa kita saksikan videonya disitus youtube.

Biografi Dr Zakir Naik Dan Syekh Ahmed Deedat

Isi perdebatan antara Dr Zakir Naik dan Pendeta William Campbell mengetengahkan materi keselarasan antara kitab suci Al Quran dan Bible dilihat dari kacamata ilmu pengetahuan modern, dimana diskusi ini juga memberi kesempatan kepada audiens untuk melayangkan pertanyaan kepada kedua nara sumber

Dr Zakir Naik sebagai seorang pembicara internasional sering melakukan ceramah baik itu berisi materi agama Islam maupun mengacu kepada materi perbandingan agama lain diberbagai saluran televisi internasional lebih dari seratus negara. Kehadirannya melakukan ceramah, dialog, perdebatan dan simposium bisa kita lihat pada media audio dan video. Ia telah menulis beberapa buku tentang Islam dan perbandingan agama.

Dr Zakir Naik selain dikenal sebagai pembicara publik juga dikenal sebagai pendiri dan Presiden dari Yayasan penelitian Islam yang berbasis di Mumbai, beliau juga merupakan Ketua IRF Educational Trust dan Presiden Dimensi Islam.

Dalam kurun waktu 7 tahun terakhir, Dr Zakir Naik telah mengadakan lebih dari 700 pembicaraan umum dinegara-negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Guyana, Australia, Inggris, Afrika Selatan, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Hongkong, Jepang, Kuwait, Bahrain, Malaysia, Singapura, Thailand  dan lain-lain, Acara ceramahnya diikuti banyak kalangan tokoh-tokoh penting seperti Duta besar negara, para Jenderal, tokoh politik, ulama, pengusaha dan masyarakat biasa yang ikut menyaksikan ceramahnya, tak heran setiap kali ia berbicara, aula yang menjadi tempat berlangsungnya even tersebut selalu dipenuhi oleh audiens.

IRF (Islamic Research Foundation) yang dikelola Dr Zakir Naik menggunakan teknologi modern untuk berbagai kegiatannya. Presentasi Islam disiarkan dan menjangkau jutaan orang di seluruh dunia melalui saluran TV satelit internasional, Jaringan TV kabel, internet dan media cetak. IRF juga melakukan kegiatan dan memberikan pasilitas yang diperlukan untuk memberi pemahaman tentang kebenaran dan pesan dari ajaran Islam berdasarkan Alquran dan Hadis sahih, serta dilengkapi dengan alasan-alasan, logika dan fakta ilmiah.

Biografi Dr Zakir Naik Dan Syekh Ahmed Deedat

Dr Zakir Naik adalah murid dari Syekh Ahmed Deedat seorang orator terkenal dunia Islam dan perbandingan agama yang lebih dahulu berkiprah berbicara dan berdebat dengan kalangan lintas agama, beliau seorang ulama kharismatik dan merupakan keturunan India yang bermigrasi ke Afrika selatan, sang murid selalu menyebutnya sebagai seorang yang jenius, berani dan menjadikannya salah satu tokoh idola.

Syekh ahmed Deedat menyebut Dr Zakir Naik sebagai “Deedat plus”, “apa yang saya lakukan selama 40 tahun telah Zakir peroleh dalam 4 tahun. Pada tahun 1994 Dr Zakir dianugrahi sebuah penghargaan untuk prestasinya dalam bidang studi perbandingan agama dengan ukiran dan dakwah

Apabila anda sering melihat video antara Dr Zakir Naik dan Syekh Ahmed Deedat anda akan melihat persamaan materi dan perbedaan dari cara keduanya dalam memaparkan isi ceramah dan materi bahasan, adapaun yang menjadi pembedanya, penulis melihat dari segi personalnya, Syekh Ahmed Deedat lebih kepada penggunaan bahasa yang kadang sulit dijangkau nalar orang awam, anda dituntut mengerti bahasa intelektual tinggi untuk memahaminya tetapi anda akan mendapat wawasan dan nilai yang begitu spesial dari materi yang dipaparkan beliau, sedangkan Dr Zakir Naik lebih kepada pendekatan ilmiah dimana latar belakangnya memang seorang akademisi, bahasanya mudah dimengerti oleh berbagai kalangan dengan penguasaan berbagai ilmu pengetahuan membuatnya mampu memasuki lintas sektoral.

Persamaan yang mencolok antara kedua pembicara sekaligus ulama islam dunia ini adalah kejeniusan dan kemampuannya menghapal Ayat-ayat Alquran diluar kepala sebagai referensi dalam berdiskusi, tak hanya kitab suci Alquran dan hadits saja tetapi juga merespon setiap ayat dan tulisan dalam kitab lintas agama lain mereka mampu menguasainya dengan baik, tak heran ulama sekelas Yusuf Estes menyebut Syekh Ahmed Deedat dan Dr Zakir Naik sebagai ulama yang mempunyai memory ingatan besar bak komputer penyimpan data.