Berita Terbaru, Lorenzo: Ini Adalah Masa Keemasan Dalam Sejarah MotoGP

Lorenzo: Ini Adalah Masa Keemasan Dalam Sejarah MotoGP

Berita MotoGP, Juara Dunia tiga kali, Jorge Lorenzo mengatakan, MotoGP kini memasuki era keemasan sepanjang sejarah diselenggarakannya MotoGP, sebelumnya hanya 3 pabrikan motor utama yang mewarnai persaingan juara balapan disirkuit.

Tiga produsen besar ofisial resmi yang berkompetisi dan menguasai balap MotoGP di sepanjang 2012 – 2014, memaksa pabrikan yang lebih murah hanya dapat bersaing dilapisan kedua balapan.

Namun kemudian aturan tersebut mulai berubah, Di musim 2017 DORNA mulai membuka persaingan lebih kompetitif bagi produsen motor dengan men-switch sistem ECU secara luas dikembangkan untuk membantu menarik enam pabrikan: Honda, Yamaha, Ducati, Suzuki, Aprilia dan KTM.

Dan hasilnya bisa dilihat di musim 2016 lalu, balap MotoGP menghasilkan sembilan juara seri berbeda yang mewakili empat produsen motor dan enam tim yang berbeda pula.

“Ini adalah era keemasan,” kata Lorenzo, berbicara secara eksklusif untuk Crashnet. “Kami telah melalui masa-masa sulit, ketika hanya ada 17 pengendara di grid dimasa tiga atau empat tahun yang lalu.

Lorenzo meninggalkan Tim Yamaha dan bergabung dengan Ducati untuk mencoba menorehkan kembali juara dunia bersama pabrikan Italia yang sempat diraih Stoner tahun 2007.

“Tetapi kini telah ada 23 pembalap dengan kemungkinan 18 diantaranya akan memenangkan balapan, kita lihat ada sembilan pemenang seri dalam satu musim tahun ini (2016), dan tahun depan ada tiga pabrikan yang memiliki pembalap juara dunia, jadi ini akan sangat menghibur bagi penonton MotoGP.

Yamaha masih mengandalkan juara dunia sembilan kali Valentino Rossi yang masih merupakan magnet daya tarik dari MotoGP musim 2017 mendatang, sedangkan posisi tandemnya kini ditempati Maverick Vinales yang menggantikan Lorenzo.

Tim Honda selain sebagai juara MotoGP musim 2016 juga satu-satunya pabrikan yang masih mempertahankan duet pembalap andalan mereka, Marc Marquez dan Dani Pedrosa sementara Suzuki yang telah mengalami kemajuan pesat di tahun ini harus rela kehilangan Vinales dan menggantinya dengan Andrea Iannone.