Asgardia Negara Pertama di Luar Angkasa, Anda Berminat?

Asgardia Negara Pertama di Luar Angkasa

OMEDIAPC.com – Asgardia adalah negara pertama antariksa yang dicanangkan untuk warga bumi dan tidak dipungut biaya bagi orang yang menginginkan tinggal di luar angkasa dan sejak diumumkan oleh Igor Ashurbeyli pada tahun 2016, ribuan orang telah mendaftarkan diri untuk menjadi warga negara Asgardia.

Ilmuwan Rusia, Dr. Igor Ashurbeyli adalah orang pertama yang menggagas untuk membentuk negara pertama di di luar angkasa, proyek ‘wow’ ini kemudian dinamakan Asgardia.

Menurut rumornya sudah banyak orang yang mendaftar sebagai warga negara Asgardia, dari jumlah 275.246 orang di seluruh dunia, sebanyak 6.505 merupakan warga Indonesia juga tak ingin kehilangan kesempatan ‘pindah’ menuju negara luar angkasa Asgardia.

Pencetus Asgardia mula-mula dinyatakan oleh Igor Ashurbeyli seorang Ilmuwan dan merupakan doktor di bidang komputer. Ia pernah mengatakan kepada CNN, “Asgardia merupakan mimpi saya sejak kecil.”

Ashurbeyli ilmuwan Rusia lulusan dari Azerbaijan State Oil Academy pada 1985. Setelah itu Ia mendirikan Socium, sebuah perusahaan software dan konsultan yang memiliki karyawan mencapai 10 ribu orang.

Pada tahun 1990-an Ia pindah ke Moskow, Rusia, Ashurbeyli menjadi sosok terkenal di dunia sains Rusia. Pada 2010, UNESCO menganugerahinya penghargaan State Science and Technology Prize.

Ashurbeyli mengatakan, proyek Asgardia adalah untuk membentuk masyarakat yang penuh kedamaian, menawarkan akses yang lebih mudah pada teknologi antariksa dan melindungi Bumi dari ancaman seperti asteroid dan sampah bekas puing buatan manusia dari luar angkasa.

“Saat ini, banyak masalah yang berkaitan dengan hukum ruang angkasa, tidak akan pernah bisa dipecahkan di hutan gelap hukum internasional modern. Sekarang saatnya menciptakan realitas peradilan baru di luar angkasa.,” kata Ashurbeyli seperti dilansir dari Popular Science.

This Article Was Written By

Berbagi tips dan informasi di media internet semoga bermanfaat untuk umat, khairunnas anfa'uhum linnas

Dan Andry

Leave a Comment