Apa itu Ligasi Tuba? Kenali Prosedur dan Dampak Negatifnya

Apa itu Ligasi Tuba

Omediapc.com –  Tubal ligation adalah prosedur operasi atau bedah dimana dokter memotong dan menghubungkan tuba falopi sehingga wanita tersebut hingga jadi steril.

Bagaimana cara kerjanya?

Prosedur operasi ligasi tuba adalah mencegah telur dilepaskan oleh indung telur agar terhindar dari pembuahan oleh spermatozoa selama hubungan suami istri, karena bagian tuba falopi terganggu.

Bedah Tubal ligation dilakukan dengan dua cara:

• Laparoskopi: Dokter membuat satu atau dua sayatan kecil di perut wanita, kemudian memasukkan sebuah tabung kecil yang disebut laparoskop. Dengan alat ini lakukan operasi.

• Mini-laparotomi: Prosedur ini dilakukan melalui sayatan kecil di perut, bukaan yang dibuat oleh dokter lebih besar dari pada laparoskopi, jadi waktu pemulihannya sedikit lebih lama.

Setelah itu, pasien bisa kembali ke rumah beberapa jam atau sehari setelah operasi.

Operasi ini bisa dilakukan segera setelah melahirkan atau selama operasi caesar. Hal ini sering terjadi pada ibu yang tidak berencana memiliki anak lagi , jadi mereka memutuskan untuk melakukan operasi setelah bayi terakhir dilahirkan.

Dampak positif dan negatif dari operasi Ligasi tuba

Ligasi tuba efektif 99%, membuatnya menjadi operasi yang sangat efektif dikalangan medis dalam menghambat keturunan namun juga memiliki resiko dalam kasus tertentu kurang dari 1% kasus, pasien mungkin hamil kembali segera atau beberapa tahun setelah operasi. Jika situasi ini terjadi, kemungkinan kehamilan ektopik lebih besar, yang merupakan risiko serius bagi wanita tersebut.

This Article Was Written By Tyara Venasya

Media Internet membuka Inspirasi bagi Penulis yang kreatif dengan berbagi informasi

Tyara Venasya

Leave a Comment