7 Fakta Unik Memelihara Hamster Harus Anda Ketahui

Hamster adalah hewan kecil berbulu imut dan lucu sering kita lihat ditayangan video, media internet atau televisi, bergerak berlari lari bermain bola (hamster ball) bahkan menaiki tangga kecil dengan lincahnya, hewan pengerat ini banyak mengundang minat para pecinta binatang peliharaan untuk dijadikan salah satu peliharaannya, tetapi sebelum anda memutuskan membeli hamster untuk dijadikan hewan peliharaan ada baiknya membaca 7 Fakta Unik Memelihara Hamster Harus Anda Ketahui berikut ini

  • Jangan Pernah Memandikan Hamster dengan air.

Meskipun tampaknya diluar logika, namun memandikan hamster dengan air bisa berpotensi membunuh mereka. Karena faktanya hamster adalah hewan kecil yang tidak dapat mengontrol hilangnya panas ketika dimasukkan ke dalam air bahkan ketika dimasukkan ke dalam air panas sekalipun, oleh karena itu tindakan memandikan hamster harus dihindari sebab sangat berbahaya bagi keselamatannya, ketika hamster kehilangan hawa panas dalam tubuhnya akan menyebabkan hamster menjadi diam seolah mati karena stress berat, langkah penanggulangannya adalah segera mengeringkan hamster dengan handuk dan menempatkan bantalan pemanas di kandang agar hewan peliharaan anda mendapatkan kembali suhu tubuh normalnya. Tidak perlu untuk membersihkan hamster karena mereka dapat menjaga bulunya tetap bersih. Jika ada zat kotor menempel pada bulu hamster cukup gunakan kuas kecil untuk membersihkannya.

Hamster lucu hamster ball

  • Hamster Suriah tidak boleh ditempatkan bersama-sama dalam satu kandang.

Hamster Suriah dikenal sangat agresive dan teritorial, hal ini harus difahami secara detil oleh semua pecinta hamster karena hamster jenis ini apabila disatukan dalam 1 kandang setidaknya satu hamster akan mati arena mereka saling menyerang dan beradu oleh karenanya apabila anda memiliki lebih dari dua jenis hamster sudah sharusnya menempatkan hamster suriah dalam kandang yang berbeda.

  • Hamster bisa hidup di akuarium.

Beberapa pemilik memilih menghemat biaya dengan menempatkan hamster di akuarium (tanpa air tentunya). Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa ini berbahaya bagi hamster karena semua hewan menghasilkan urin yang mengandung amonia dan ketika amonia menguap akan merusak sistem pernapasan hamster yang menyebabkan pneumonia. Tanda-tanda hamster kena pneumonia adalah bersin dan matanya berair. Namun pada kenyataannya hamster hanya mengeluarkan sedikit urin yang berarti bahwa amonia yang dihasilkan juga sangat sedikit.

  • Berikan Hamster Kandang yang Besar dan Luas

Hamster imutJangan tempatkan hamster di kandang sempit. Meskipun ukuran tubuh hamster kecil tetapi sifat mereka sangat gesit dan agresif jadi gunakanlah kandang besar untuk aktifitas mereka agar leluasa berkeliaran dan mencegah masalah yang bisa ditimbulkan karena sempitnya area gerak mereka. Salah satu tanda bahwa kandangnya terlalu kecil adalah ketika hamster sering menggigit kandangnya sendiri, perilaku ini menunjukkan keinginannya untuk melarikan diri. Ada sebuah percobaan yang dilakukan oleh Gernot Kühnen pada ukuran kandang dan pengayaan suhu dari hamster emas. Disimpulkan bahwa kandang dengan ukuran diatas 825 cm² atau lebih besar lebih cocok untuk hamster emas. Apabila lebih kecil dari 825 cm² akan menyebabkan peningkatan suhu tubuh pada hamster dengan menunjukkan perilaku tingkat stres tinggi.

  • Tidak semua hamster itu jinak

Fakta mengejutkan bagi pecinta hewan peliharaan bahwa ketika memelihara hamster tidak semua jenis hamster bisa menjadi jinak walaupun sudah lama dipelihara karena masing-masing hamster memiliki karakter sendiri. Beberapa hamster lebih suka menyendiri di kandang dan tidak suka terlalu sering diajak bermain, sedangkan ada sebagian lain dari jenis hamster lebih menginginkan perhatian dari sang pemilik. hal inilah yang menjadi fakta unik hamster agar diketahui oleh pecinta hewan sebagai acuan untuk memahami sifat karakter dan perilaku hamster secara umum.

This Article Was Written By Dan Andry

Berbagi tips dan informasi di media internet semoga bermanfaat untuk umat, khairunnas anfa'uhum linnas

Dan Andry

Leave a Comment