28 Juli 2018: Gerhana Bulan Merah Darah Terlama Malam Ini

oleh
28 Juli 2018: Gerhana Bulan Merah Darah Terlama Malam Ini

Para pengamat langit akan disuguhi fenomena “gerhana bulan merah darah” terpanjang di abad 21 pada hari Jumat malam ini atau tanggal 28 Juli 2018.

Ketika beranjak naik selama gerhana total, bulan yang dikenal sebagai satelit Bumi akan tampak berwarna merah atau lebih dikenal gerhana bulan darah karena warna merahnya yang mencolok.

Periode lamanya terjadi gerhana total, ketika cahaya dari Bulan benar-benar terhalang bayangan bumi, akan berlangsung selama satu jam, 43 menit.

Fenomena alam ini setidaknya akan bisa dinikmati oleh orang dari Eropa, Timur Tengah, Afrika, Australia, sebagian besar Asia dan Amerika Selatan.

Gerhana Bulan Merah Darah Terlama Malam Ini

Pada malam yang sama dan selama beberapa hari mendatang, Mars akan berada di titik terdekat ke Bumi sejak tahun 2003 – terlihat sebagai “bintang merah terang” di saat langit cerah tanpa awan.

Mengapa gerhana bulan 28 Juli 2018 berlangsung lama?

Bulan akan melewati tepat di tengah bayangan Bumi dan berada di titik terluar bayangannya.

“Ini sebenarnya hampir selama gerhana bulan biasa,” Prof Tim O’Brien, astrofisikawan di University of Manchester menjelaskan.

Hal ini bertepatan tidak hanya dengan pendekatan posisi bumi dekat dengan Mars, tetapi dengan apa yang ia gambarkan sebagai “prosesi planet” – barisan tetangga selestial kita yang akan memberi pandangan yang sangat baik tentang Venus, Jupiter, Saturnus dan Mars kepada pengamat langit.

Istilah gerhana

Umbra: Bagian gelap yang lebih gelap dari bayangan Bumi

Penumbra: Bagian lebih terang, yaitu bagian luar bayangan dari planet kita

Umra Penumbra Gerhana Bulan Merah Darah

Karena Bulan orbitnya adalah elips, maka ia akan bergerak lebih dekat dan lebih jauh pada waktu tertentu dan terlihat lebih besar dan lebih kecil dari Bumi.

“Mars akan terlihat seperti bintang merah terang yang indah tepat di bawah Bulan,” kata Prof O’Brien.

“Setiap beberapa tahun atau lebih, Bumi mengambil alih Mars di bagian dalam karena mengorbit Matahari, jadi Mars akan lebih dekat dengan Bumi.

“Dan karena bentuk elips dari orbit, itu bahkan akan lebih dekat dari biasanya; itu benar-benar waktu yang tepat untuk melihat Mars.” tambahnya.

Di mana gerhana akan terlihat?

Di mana langit bersih dari awan, fenomena menakjubkan itu akan terlihat hampir di seluruh dunia, kecuali Amerika Utara. Jika cuaca bersahabat, gerhana bulan merah darah akan nampak melintasi Eropa Timur, Afrika Tengah dan Timur dan juga Asia Tenggara termasuk wilayah Indonesia.