OmediaPc News - Portal Berita Indonesia

Tigerair Minta ‘Tenggang Waktu’ Untuk Agkut Penumpang ke Bali

oleh Dan Andry

Bagikan

Tigerair tujuan Australia ke Bali

OmediaPc – Tigerair Australia meminta Pemerintah Indonesia untuk memberikan tenggang waktu setelah ratusan penumpang telantar di bandara tujuan Australia ke Bali karena persyaratan hukum yang baru dibuat oleh Direktur Angkutan Udara RI, menurut laporan Brisbanetimes AU.

Perusahaan maskapai penerbangan Tiger Airways mengatakan ‘persyaratan administrasi baru’ oleh Pemerintah Indonesia seharusnya dapat dilakukan dari dan ke Bali, paling tidak sampai 13 Januari mendatang.

Kepala eksekutif Tiger Airways, Rob Sharpe mengatakan pembatalan terbang maskapainya adalah hasil dari upaya Pemerintah Indonesia untuk mengubah perjanjian yang saat ini masih memungkinkan penerbangan antara Bali dan Australia beroperasi sampai 25 Maret 2017.

“Berdasarkan perjanjian yang ada, kita tidak bisa menjual tiket di Indonesia dan kami sepenuhnya komplain dengan hal ini,” katanya

“Kami tidak mengusulkan perubahan perjanjian – kita beroperasi di bawah persetujuan yang sama telah kita jalani selama 8 bulan terakhir.

“Kami bekerja secara konstruktif dengan pemerintah Indonesia untuk memulai penerbangan ke Bali lagi sesegera mungkin dan bekerja sama melalui persyaratan baru yang telah diberikan minggu ini.

“Jika pemerintah Indonesia tidak ingin menghormati perjanjian saat ini, kami meminta mereka untuk memberi kita tenggang waktu sehingga kami dapat terus terbang sementara kami bekerja melalui persyaratan baru bersama-sama.

“Ini akan membantu kita untuk mendukung pelanggan kami yang memberikan kontribusi penting untuk pariwisata di Indonesia,” katanya.

Penerbangan TT24, TT25 dan TT19 tujuan Perth ke Denpasar telah dibatalkan dan penumpang telah dinawarkan pengembalian dana penuh atau dipindahkan pada layanan Virgin Australia.

Tiger Airways saat ini telah dibanjiri pesan dari penumpang yang marah.

“Benar-benar terkejut bahwa kami harus menghubungi maskapai untuk mengetahui apakah penerbangan kami telah dibatalkan karena saya tidak menerima pemberitahuan dan ingin menghindari komplikasi apapun setelah di bandara,”

“Kemudian diberitahu bahwa kita tidak akan diberikan pesawat pengganti untuk kembali ke Australia dan hanya diberikan pengembalian dana dalam waktu sekitar satu bulan dan bahwa akomodasi harus dengan biaya kami sendiri, benar-benar konyol mengingat ini bukan kesalahan kita atas kurangnya peraturan tersebut.

“Kita sekarang terdampar di negara asing tanpa bantuan dari perusahaan. Thanks guys!”

Sementara itu juru bicara Departemen Luar Negeri AU mengatakan mereka belum mengetahui apakah ada pengaruh pada maskapai penerbangan lainnya seperti perubahan yang terjadi pada Tigerair.

Bagikan

Lebih lama Bulan Purnama Januari 2017 Disebut Bulan Purnama Serigala

Lebih baru Dua Sandera Taliban Warga Amerika dan Australia Minta Bantuan Trump

Terkait

Latest