OmediaPc News - Portal Berita Indonesia

Fakta Penyebab Penyakit Asma Dan Pengobatannya

oleh Dan Andry

Bagikan

Jurnal kali ini membahas tentang Fakta Penyebab Penyakit Asma Dan Pengobatannya, Sekitar 70 persen orang yang mengidap penyakit asma diketahui juga memiliki alergi, berikut ini hal-hal yang harus Anda ketahui tentang penyebab asma yang dilaporkan telah menjangkiti lebih dari 24 juta orang di Amerika Serikat.

  • Semua jenis penyakit asma tidak bisa dipandang sebelah mata, adakalanya kita menganggap bahwa penyakit ini adalah hal biasa, tetapi faktanya 10 orang dilaporkan meninggal dunia setiap hari di Amerika Serikat, penderita mengalami serangan ganas lanjutan yang sebelumnya telah didiagnosis dengan asma ringan.
  • Kebanyakan penderita asma tidak begitu menghiraukan kondisinya supaya berkonsultasi dengan dokter secara rutin karena mereka berpikir penyakit ini hanya datang sesekali saja dan pengobatannya bisa bersifat reguler, sehingga menjadikan penyakit asma Anda tidak terkontrol, oleh karena itu sudah seharusnya sebagai pengidap asma anda harus mengecek kondisi ini ke dokter secara berkala.
Penyebab Penyakit Asma Dan Pengobatannya

Fakta Penyebab Penyakit Asma Dan Pengobatannya

Penyakit asma adalah penyakit lebih dari sekedar batuk dan mengi. Gejala-gejala penyakit asma merupakan hasil dari peradangan paru-paru. sangat penting untuk membawa obat anti-inflamasi controller setiap hari kemanapun anda berada, bahkan ketika tubuh penderita sedang merasa sehat sekalipun, karena Anda tidak bisa merasakan atau mendengar gejala penyakit asma timbul selama peradangan.

  • 0bat asma tidak bersifat adiktif, kortikoster0id yang digunakan untuk mengurangi peradangan dikenal tidak sama dengan anabolic st3ro1d.
  • Penyakit asma tidak hanya menjangkiti masa kanak-kanak, ia bisa muncul pada usia berapapun dan berlangsung seumur hidup. penyakit ini juga dapat bersifat kondisional, bisa dipicu oleh Alergi, latihan atau proses kehamilan, Gejala asma juga bisa muncul karena pilek atau flu terutama di kalangan anak.

Masa kecil anak tidak tumbuh bersama asma namun sistem kekebalan tubuh berubah sepanjang hidup seseorang, dan penyakit asma juga mengikuti proses ini. Gejala asma mungkin timbul dan menjangkiti sebagai akibat dari peradangan paru-paru dan sering muncul di masa d3wasa, terutama dalam menyingkapi perubahan hormonal.

Penderita asma tidak perlu takut untuk latihan oahraga. karena olahraga dapat memperkuat paru-paru dan jantung, yang perlu diperhatikan adalah Anda harus memita bantuan berupa saran medis kepada dokter atau tenaga ahli sebelum memulainya, dan biasanya penderita asma harus lebih meluangkan waktu untuk melakukan warming up atau pemanasan dan pendinginan sesudahnya, banyak atlet profesional dan atlet Olimpiade memiliki asma dalam karir olahraganya.

Sekitar 70 persen orang dengan penyakit asma juga memiliki alergi dan hubungan kondisi keduanya sangat erat berkaitan. Contoh pemicu alergi dilingkungan sehari hari ialah seperti serbuk sari, bulu binatang dan debu, alergi ini dapat meningkatkan peradangan paru-paru dan memicu batuk dan mengi. sudah seyogyanya bagi penderita untukmenghindari pemicu munculnya alergi untuk menghindari asma kambuh.

Asap rok0k dan polusi udara selama anak berusia dini atau masa kehamilan dapat meningkatkan resiko anak menderita asma. oleh karena itu dianjurkan bagi orangtua untuk menghindari dan menjauhkan anak Anda dari bahay tersebut.

Penyakit asma pada tiap orang bersifat unik dan akan membutuhkan perawatan berbeda pula. Selalu berkonsultasi dengan dokter ahli agar anda mengerti menangani penyakit ini untuk mengetahui cara pengobatan dan efektiftifitas perawatan yang tepat bagi kondisi anda sebagai penderita asma.

Related Post

Bagikan

Lebih lama Apakah Pohon Tidur? Simak Penjelasan Ilmiahnya

Lebih baru Suzanne Lenglen Atlet Tenis Wanita Pertama Dunia

Terkait

Latest