OmediaPc News - Portal Berita Indonesia

Gerhana Bulan Penumbra Fakta Ilmiah

oleh Dan Andry

Bagikan

Fakta tentang Gerhana Bulan Penumbra sebenarnya lebih sulit untuk diamati, dibandingkan dengan melihat fenomena alam lain seperti gerhana bulan total atau gerhana bulan sebagian/parsial, disinilah letak perbedaan antara ketiganya menarik untuk dicermati, peristiwa terjadinya gerhana ini terjadi ketika bulan bergerak melalui bagian bayangan bumi.

Gerhana bulan hanya dapat terjadi pada saat bulan purnama yaitu ketika matahari, bumi dan bulan berada pada posisi sejajar di ruang angkasa, dengan posisi bumi ada diantara keduanya (tengah). Pada saat seperti itu, Sinar matahari menyinari bumi dan bayangan bumi jatuh di bulan karena bulan sedang berada dibelakang posisi bumi dan hal inilah yang menjadi penyebab gerhana bulan. Fakta ilmiah gerhana bulan itu terjadi dua sampai empat kali setiap tahun dan semua orang di bumi diwaktu malam hari dapat melihat gerhana.

Fakta Gerhana Bulan Penumbra 23 Maret 2016

Perbedaan Gerhana Bulan Penumbra, Sebagian/parsial dan Gerhana bulan total

Ada tiga jenis gerhana bulan: total, parsial dan penumbral.

Dalam peristiwa gerhana bulan total, bagian terdalam bayang-bayang bumi disebut umbra, bayangan tergelap bumi ini jatuh di permukaan bulan. pada saat seluruh bulan berada dalam bayangan bumi tersebut terkadang dikenal dengan gerhana bulan merah darah

Simak penjelasan tentang Fenomena Gerhana Bulan Merah Darah

Sementara gerhana bulan sebagian atau parsial, area umbra tidak sepenuhnya menutupi permukaan bulan atau hanya sebagian kecilnya saja yang menyelimuti bulan. Bayangan gelap bumi ini (umbra) menutupi bulan separuhnya dan kemudian beranjak menghilang kembali dalam hitungan menit setelah prosesi gerhana selesai dengan kata lain tidak pernah mencapai fase total gerhana, dan fakta ilmiah ini juga sebagai pembeda dengan bulan sabit karena walaupun nampak separuh, bulan sabit bisa terlihat hampir sepanjang malam dari muka bumi.

Fakta Gerhana Bulan Penumbra

Fenomena gerhana bulan penumbra terjadi ketika bayang-bayang bumi terluar yang disebut penumbra jatuh di permukaan bulan sebab posisi bulan sendiri saat itu tidak berada tepat dibelakang bumi. Jenis gerhana ketiga ini lebih halus dan jauh lebih sulit untuk diamati secara kasat mata, sebab jika kita tidak mendengar berita terpercaya yang menyebar baik itu internet atau media lain tentang akan adanya gerhana, maka kita tidak akan tahu bahwa tanggal 23 maret ini terjadi gerhana bulan penumbra karena bulan akan nampak seperti bulan purnama biasa.

Pengertian Gerhana Bulan Penumbra

Tetapi setelah kita mengetahui fenomena ini bakal terjadi kita dapat menyaksikan area permukaan bulan akan terlihat sedikit bayangan gelap bumi menyelimuti dan itulah fase dimana gerhana bulan penumbra berlangsung. Seperti gerhana parsial, gerhana ini akan terjadi dalam hitungan menit atau lebih lama. Apabila beruntung yaitu ketika langit cerah kita dapat menyaksikan fenomena alam gerhana bulan penumbra 23 maret 2016, kita akan melihat bayangan bumi tempat kita berpijak melintasi permukaan bulan, orang-orang dengan vision atau penglihatan bagus bisa melihat bayangan penumbra gelap di wajah bulan. namun jika ingin lebih jelas anda harus melihatnya dengan bantuan teleskop.

Menurut Fred Espenak seorang pakar ahli gerhana dunia, dari semua fenomena gerhana bulan yang terjadi terbagi menjadi:

  1. 35% adalah gerhana penumbra
  2. 30% adalah gerhana parsial
  3. 35% adalah gerhana bulan total yang sering jadi fenomena gerhana bulan merah darah
Jadwal Gerhana bulan penumbra diseluruh dunia:

Kita tidak melihat gerhana bulan setiap malam bulan purnama alasannya karena adanya kecenderungan jalur lintasan dari orbit bulan yang mengelilingi bumi beredar pada kisaran sudut 5° dan pada saat yang sama bumi mengorbit berbentuk ekliptika sewaktu mengelilingi matahari.

Baca juga Fakta tentang: Perbedaan Gerhana Matahari Total, Parsial dan Gerhana Cincin

Titik-titik dimana dua jalur orbit bertemu ini disebut lunar node. Gerhana bulan hanya bisa berlangsung ketika terjadi purnama di dekat salah satu lunar node, seperti fenomena alam gerhana bulan penumbra 23 maret 2016

Related Post

Bagikan

Lebih lama Apple Rilis iPhone SE Dengan Spek Layar 4 Inci

Lebih baru Fakta Mengapa Mimpi Sulit Di Ingat Kembali

Terkait

Latest